Share ke media
Wisata

Samarinda Masuk 100 Besar Dalam Kalender Nasional, Sjahrie Ja’ang : Alhamdulillah

03 Nov 2019 07:00:40115 Dibaca
No Photo

SAMARINDA- Pagelaran Festival Mahakam (Fesma) ke-19 telah resmi dibuka Kementerian Pariwisata yang diwakilkan Tim Calender of Events 2019 Raseno Arya, di Amphitheater Jl Gajah Mada, pada Jum’at (1/11/2019).


Dalam opening ceremony acara tersebut dihadiri oleh pejabat dari kota Samarinda, Pemprov Kaltim dan terdapat tamu dari luar daerah.


Adapun tamu dari luar daerah adalah Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi Made Cahyana beserta rombongan, Bupati Kabupaten Mahulu Bonifansius Balawel, Perwakilan dari Srilanka Miss Lina, Perwakilan dari Latvia Miss Inara dan Miss Ilona, serta Dirut Perusda.


Datangnya ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi bukan tanpa alasan, sebab beberapa bulan lalu Pemkot Samarinda Sjahrie Ja’ang melangsungkan kunjungan ke Banyuwangi untuk membangun kerjasama dalam sektor promosi pariwisata.


“Beberapa bulan lalu kami sempat berkunjung ke Banyuwangi untuk studi tiru pariwisata di sana, sekarang giliran kita mengundang pimpinan DPRD-nya beserta rombongan. Memang ada hal yang berbeda bila dibandingkan dengan penduduk pulau Jawa yang jumlahnya banyak, jadi antara Kabupaten tetangga bisa berkunjung, Tetapi walaupun demikian Banyuwangi dan daerah lain yang sudah saya kunjungi menyampaikan bahwa tiap daerah pastinya mempunyai keunggulan masing-masing. Seperti juga pariwisata di Kaltim yang punya perbedaan tentunya dan juga telah dipromosikan secara nasional dengan 3 hari bisa menyelesaikan 37 kegiatan.” Ucapnya.


Sjahrie Ja’ang bersyukur dengan capaian dari Pemkot Samarinda, karena mampu mendaftrakan Fesma dalam 100 event besar nasional. Dan kedepannya event ini bukan lagi hanya menjadi tanggung jawab dari pemkot Samarinda, tetapi menjadi tanggung jawab bersama secara nasional dalam menyukseskan agenda tersebut.

 

“Dari 1000 event nasional berbagai daerah di Indonesia, Alhamdulillah Festival Mahakam ini masuk dalam Kalender 100 besar event nasional, sehingga bukan hanya tanggung jawab Pemkot dan Pemprov saja, melainkan menjadi tanggung jawab nasional juga,” tambahnya. 


Alasan masuknya kota Samarinda dalam kalender event nasional, dikarenakan tingkat keamanan dan kondusifitas Kota Samarinda. Sehingga para wisatawan lokal maupun mancanegara akan terjamin kenyamanannya selama menikmati wisatanya di kota Samarinda.


“Tamu yang datang ini juga kerjasama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, termasuk juga dengan Kementerian Dalam Negeri dengan jaminan keamanan. Kita sebagai tuan rumah harus ramah dan menyiapkan kota yang menjadikan kenangan bagi semua tamu. Semua masyarakat Samarinda diharapkan mempunyai rasa memiliki Festival Mahakam ini. Karena tujuan dari Festival Mahakam itu sendiri adalah ajang silaturahim, pelestarian budaya dan juga meningkatkan ekonomi kerakyatan,” tutup Jaang. (*)