Share ke media
Politik

Aset Daerah Yang Dikelola Perusda MBS Terus Ditelusuri DPRD Kaltim

10 Feb 2020 01:59:34816 Dibaca
No Photo
Suasana Rapat Komisi II Dengan Biro Ekonpmi Dan Jajaran MBS Kaltim

SAMARINDA| Penelusuran aset-aset pemerintah provinsi Kaltim yang dikelola oleh Perusahaan Daerah (Perusda) Melati Bhakti Satya (MBS) terus dilakukan oleh jajaran komisi II DPRD Kaltim.

Dalam rapat yang digelar disalah satu hotel di kota balikpapan antara komisi II dengan Biro Ekonomi, BPKAD, serta jajaran PT. MBS berjalan cukup alot.

Silang pendapat sering terjadi antara anggota komisi II dengan Mitra kerja yang hadir.

Dalam rapat tersebut beberapa anak perusahaan PT. MBS turut dibahas, mulai dari rangkap jabatan hingga perjanjian antara PT. MBS dengan Pelindo IV mengenai pengelolaan pelabuhan Kariangau, Balikpapan.

Anggota komisi II, Sutomo Jabir menegaskan agar perjanjian antara Pemprov dan PT. Pelindo IV harus dibuka agar kita semua mengetahui secara detail persoalan yang ada.

“Keterangan dari pihak PT. KKT berbeda dengan apa yang diutarakan oleh Dirut MBS, Sementara kita ketahui bahwa KKT merupakan anak perusahaan MBS, Oleh karena itu Pemprov harus membuka isi kerjasama dengan Pelindo IV tersebut,” tegas Sutomo Jabir usai rapat dihotel pacifik balikpapan. (7/2/2020).

Lebih lanjut Sutomo Jabir mengatakan secara tegas masyarakat harus mengetahui poin-poin yang ada dalam kerjasama tersebut bilamana ada yang  merugikan kaltim.

“Berapa poin-poin yang merugikan kaltim. Jangan sampai hal ini terus terjadi, kita harus sadri bahwa tujuan pendirian perusda merupakan untuk meningkatkan PAD Kaltim,” bebernya.

Sementara ketua komisi II, Veridiana Huraq Wang mengatakan komisi II terus menelusuri aset-aset yang dikelola oleh PT. MBS sehingga hasil dari penelusuran tersebut menentukan rekomendasi yang akan dikeluarkan oleh Komisi II.

“Hasil penelusuran dan keterangan-keterangan baik dari Dirut Perusda maupun dari biro ekonomi, BPKAD ,dan Asisten II menentukan hasil rekomendasi dari komisi II nantinya, sehingga Perusda yang ada benar-benar sehat dan bisa meningkatkan PAD untuk kaltim,” pungkas Veridiana.#