Share ke media
Politik

Berebut Kursi Golkar Kaltim, Ada Mekanisme Dan Syarat Yang Harus Dilewati

17 Feb 2020 05:00:201007 Dibaca
No Photo
Abdul Qadir, Sekretaris DPD I Golkar Kaltim

SAMARINDA| Tahapan persiapan Muswarah Daerah (Musda) DPD I Partai Golkar Kaltim tengah berjalan, ditargetkan Musda akan dilaksanakan paling lambat 5 Maret mendatang.

Jelang pelaksanaannya sejumlah nama santer dikabarkan akan berebut kursi pimpinan partai berlambang pohon beringin di benua etam ini. 

Mereka diantaranya Gubernur Kaltim Isran Noor, Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK, belakangan muncul nama politisi muda Golkar Rudi Masud.

Sekretaris DPD I Golkar Kaltim Abdul Qadir tidak mempersoalkan siapa aja yang bakal maju sebagai calon ketua, menurutnya semua punya hak tetapi juga ada mekanisme partai yang harus dilewati.

“Jadi begini setiap calon itu kan harus memenuhi syarat, ada ketentuan syarat umum dan syarat khusus. Silahkan saja bagi yang mau maju, nanti panitia yang seleksi,”katanya beberapa waktu lalu.

Dirinya menyebutkan ada syarat khusus yaitu menjadi pengurus aktif selama lima tahun, pernah ikut kegiatan pengkaderan, bisa aktif menjalankan Roda organisasi. “Kan banyak persyaratan dan itu yang tau panitia,”tuturnya.

Lebih lanjut ia menyebutkan, Golkar adalah partai lama dan sudah tentu memiliki sistem organisasi yang kuat. Dalam pemilihan dan pencalonan ketua Golkar Kaltim juga harus melewati dan melalui mekanisme yang kuat.

Saat disinggung terkait sejumlah nama yang muncul, dirinya mengatakan belum bisa menyimpulkan orang.

“Kalau kami DPD kan hanya penangung jawab kegiatan untuk mekanisme pemilihan, yang dipilih, kemudian memenuhi syarat atau tidak karena pemilik suara yang menentukan,”ucapnya.


(Jr)