Share ke media
Populer

Bupati Kukar Minta Perumda Air Minum Tirta Mahakam Tingkatkan Kualitas Produksi dan Pelayanan

13 Oct 2023 04:00:1936 Dibaca
No Photo
Bupati Kukar Edi Damansyah. (istimewa)

Tenggarong – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah berpesan kepada Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Mahakam memperbaiki kualitas produksi dan pelayanan. Agar disosialisasikan dengan baik penyesuaian tarif supaya bisa berjalan dengan seimbang.

Hal ini disampaikannya pada acara Pengukuhan Forum Pelanggan dan Sosialisasi penyesuaian tarif air minum Perumda Tirta Mahakam, di Pendopo Odah Etam Tenggarong, Kamis (12/10/2023) .

Diakui Edi, Perumda Air Minum Tirta Mahakam dalam perjalanannya masih banyak mengalami kelemahan dan kekurangan dari target pelayanan dan di lapangan masih belum tercapai. Ada titik-titik tertentu yang belum terjangkau sehingga layanan belum maksimal dirasakan oleh masyarakat. 

“Kondisi seperti itu harus disikapi dengan baik disertai data yang terperinci sehingga pada saat merencanakan kegiatan, layanan pada masyarakat bisa teratasi secara bertahap,” ungkapnya.

“Kita harus optimistis layanan air bersih di Kabupaten Kutai Kartanegara ini akan bisa diatasi dengan kerja bersama yang kita lakukan,” sambungnya.

Lebih lanjut Edi berterima kasih kepada semua anggota forum yang telah bersedia menjadi anggota Forum Pelanggan, mewakili para pelanggan. Dirinya berpesan supaya para anggota bisa memahami kondisi situasi yang ada di internal Perumda Air Minum Tirta Mahakam, terutama infrastrukturnya, kapasitasnya dan kualitasnya.

“Kepada Dirut Perumda Air Minum Tirta Mahakam, saya minta forum ini tidak hanya diberi informasi berkaitan dengan tarif. Namun forum pelanggan ini harus mendapatkan informasi yang utuh selain berkaitan dengan tarif sehingga nanti bisa memahami dan bisa menyampaikan kepada para pelanggan, sehingga forum pelanggan ini benar-benar berfungsi dengan baik,” urainya.

Menurut Edi, Pemkab Kukar sangat berhati-hati dalam pengajuan kenaikan tarif. Tetapi hal tersebut harus dilakukan dimana demi eksistensi Perumda Air Minum Tirta Mahakam.

”Untuk itu kalau bicara tarif, kita juga bicara kualitas pelayanan. Dua hal yang tak terpisahkan. Kalau layanannya bagus meskipun tarif naik tidak akan bermasalah. Namun jika layanan belum memenuhi standar namun tarif naik pasti akan memunculkan masalah,” bebernya.

“Jadi Perumda Air Minum Tirta Mahakam harus banyak membenahi dalam pelayanan. Misalnya saja air yang dihasilkan keruh tidak jernih hingga banyak mendapatkan keluhan pelanggan,” imbuh Edi.

Dijelaskan, kenaikan tarif yang diminta secara bertahap belum bisa menutup biaya operasional Perumda dari tahun ke tahun. Pasalnya Perumda Air Minum Tirta Mahakam ini bukan hanya mengejar profit, namun juga memiliki fungsi sosialnya.

”Sekarang biaya produksinya makin besar, sehingga biaya yang ada tidak menutupi. Itulah harus dipahami bersama kepada perwakilan pelanggan ini agar bisa memberikan pengertian kepada pelanggan tentang kenaikan tarif ini,” tutur Edi.

Dalam hal ini Pemkab Kukar akan terus berusaha dalam peningkatan layanan hal tersebut. Dengan adanya kolaborasi pemerintah dan swasta khususnya untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas layanan Perumda Air Minum Tirta Mahakam di Kukar. (dn)