Share ke media
Wisata

Citra Niaga Kembali Berbenah

16 Jan 2019 12:54:14232 Dibaca
No Photo
Tampak asri lingkungan citra niaga samarinda pasca dibenahi

Pemerintah Kota Samarinda terus berupaya mengembalikan kejayaan kawasan belanja Citra Niaga seperti tahun 1986 silam.

Kala itu Kawasan citra niaga menjadi proyek percontohan, Dan mendapatkan penghargaan prestisius yang diberikan setiap 3 tahun sekali sejak tahun 1976 oleh The Honour Aga Khan yang berkedudukan di Genewa, Swiss.

Namun belakangan menjadi sumpek, terkesan tak terurus bahkan kompleks ini dikenal tempat mangkal praktik mesum. 

Upaya Pemkot Samarinda mengembalikan Citra Niaga sebagai kawasan belanja dipusat kota merupakan pengembangan program dari smart city.

Kadiskominfo Samarinda Aji Syarif Hidayatulah mengatakan penataan kawasan itu diberi nama program beautifikasi, dan pengerjaannya sudah memasuki tahap pertama.

Pengerjaan dilakukan secara bertahap, hal ini dilakukan karena keterbatasan anggaran. Sementara Untuk pengerjaan Program tersebut melalui pos anggaran Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Samarinda, Dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang untuk pengerjaan fisik.

“Program beautifikasi kawasan Citra Niaga bukan hanya tanggung jawab instansinya, semua instansi terkait harus terlibat,” sebut Dayat sapaan akrabnya, saat dikonfirmasi pekan lalu

Diskominfo juga berencana setelah selesai pengerjaan tahap pertama, selain dijadikan sebagai pusat belanja kawasan ini juga ditargetkan menjadi pusat hiburan dan rekreasi Masyarakat kota tepian.

“Kawasan ini harus menjadi teladan dalam mengatasi kekumuhan kota dan pengelolaan PKL. Perbaikan Citra Niaga akan dilakukan di semua lini,” terang Dayat 

Tidak hanya itu, bahkan dalam upaya Pemkot akan mengabungkan konsep moderen dan tradisonal dalam pengembangan kawasan ini. Rencananya akan disiapkan internet gratis yang difokuskan pada dua titik.

“Supaya warga Samarinda yang berkunjung juga merasa nyaman, jadi kawasan ini bisa ramai, Selain itu, masyarakat juga dapat menikmati teknologi pengembangan aplikasi terbaru melalui e-retribusi, e-parking, serta e-waste service management,” lanjutnya.

Tidak lain, untuk pembangun lebih maksimal kata Dayat konsep beatifikasi harus didukung dengan fasilitas maksimal. (Jif)