Share ke media
Politik

Dahului Mekanisme Partai, Andi Harun Dan Zairin Berpeluang Gagal Dipinang PDI Perjuangan

30 Jan 2020 11:39:20901 Dibaca
No Photo
Ketua DPC PDI Perjuangan Siswadi (kotak kotak) didampinggi Sekretaris DPC PDI Perjuangan Achmad Sofyan (Hitam) saat ditemui dikantor DPRD Kaltim

SAMARINDA| Ketua DPC PDI Perjuangan kota Samarinda Siswadi memastikan partainya tidak akan mengusung Andi Harun dan Zairin Zein di Pilwali Kota Samarinda tahun 2020 ini.

Kedua Bakal Calon (Balon) itu merupakan dua nama dari 12 balon yang telah mendaftarkan diri di PDIP Perjuangan. Saat ini kata Siswadi pihaknya masih melakukan proses penjaringan untuk menentukan pasangan calon yang akan diusung.

Namun seiring berjalanya waktu, dua bakal calon itu telah mendeklarasikan diri maju berpasangan dengan kandidat yang dipilihnya. Mereka diantaranya Andi Harun yang akan maju bersama Rusmadi dan Zairin Zein maju bersama Sarwono.

“Jika itu maka sulit untuk mendapat rekomendasi PDI Perjuangan karena Rusmadi dan Sarwono tidak mendaftar di PDI,” kata Siswadi kepada awak media pada Rabu (29/01/20) di kantor DPRD Samarinda.

Siswadi menyampaikan, semua kandidat memiliki peluang yang sama akan diusung PDI Perjuangan. Hanya permasalahanya kata dia, keduanya telah mendeklarasikan diri maju berpasangan.

“Karena yang menentukan pasangan kan bukan calon tapi partai, itu kenapa saya katakan sulit untuk mendapatkan rekom,”tuturnya.

Saat disinggung siapa bakal calon yang berpeluang besar akan diusung partai besutan Megawati Soekarno Putri ini, Siswadi mengatakan belum bisa menanggapi itu. Menurutnya saat mekanisme partai tengah berproses termasuk survey pada 12 kandidat yang telah mendaftar di PDIP.

Siswadi menjelaskan bahwa survey adalah salah satu syarat yang akan menentukan kandidat yang akan diusung dengan tujuan pasangan yang akan diusung nantinya bisa memenangkan pertarungan politik lima tahunan ini.

“Kenapa survey, karena kami ingin kandidat yang diusung betul betul independent, dan tujuanya adalah bisa memenangkan pertarungan,” jelas Siswadi.

Siswadi juga mengatakan bahwa sebelum ada rekomendasi dari DPP maka belum ada syarat sah pasangan calon walikota dam wakil walikota yang akan diusung PDIP.


(Jr)