Share ke media
Keagamaan

Ikhtiar Memakmurkan Masjid

03 Jun 2018 12:00:06168 Dibaca
No Photo

DigitalNews.id -  Allah Subhanahuwata’ala Firman-NYA : 

Hanyalah yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah. Maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk” (QS. At-Taubah [9]: 18). 

Dalam firman-NYA yang lain,

Dan siapakah yang lebih aniaya daripada orang yang menghalang-halangi menyebut nama Allah dalam masjid-masjid-Nya dan berusaha untuk merobohkannya?” (QS. Al-Baqarah [2]: 114). 

Jelas bahwa usaha memakmurkan Masjid merupakan kewajiban bagi setiap muslim, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dalam sebuah haditsnya menyatakan :

Barangsiapa membangun masjid karena Allah Ta’ala, Allah akan buatkan yang semisal untuknya di surga” (HR. Tirmidzi no. 318 dan Ibnu Majah no. 736, shahih). 

Seyogyanya Masjid tidak hanya semata-mata digunakan sebagai sarana ibadah mahdhah, namun lebih dari itu. Dijaman Rasulullah dan dijaman Khulafaur Rasyidin, Masjid merupakan central poin dari semua urusan, baik itu urusan ibadah mahdhah, mua’amalah (sosial), politik/pemerintahan, pertahanan/keamanan, dan lain sebagainya, selalu bermula dari Masjid. 

Memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan 1439 H, Media ini berkesempatan untuk melihat-lihat dari dekat antusiasme umat muslim dalam menjalankan ibadah dibulan suci ini dibeberapa tempat. 

Adalah Masjid Agung Pelita Samarinda (MAPS), yang terletak dijalan Pelita, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda. 

Ghiroh umat muslim yang beribadah di MAPS ini sangat baik, dari pantauan kami sampai malam ke 18 Ramadhan 1439 H (03/06/18) jamaah yang hadir dari hari ke hari semakin bertambah yang justru dikebanyakan tempat, jamaannya semakin menyusut. 

Sholat berjamaah sejak Magrib, Isya yang dirangkaikan dengan sholat Tarawih sampai sholat subuh berjamaah selalu dipadati jamaah, yang  tidak hanya datang dari sekitar masjid MAPS, tetapi ada juga dari luar lingkungan sekitar MAPS. Ikhtiar takmir MAPS ini perlu ditelisik, dengan harapan bisa diadopsi bagi usaha memakmurkan masjid-masjid yang lain. 

Sudah sejak tahun 2007, MAPS rutin mengadakan taklim yang diisi oleh penceramah yang mumpuni, tidak saja dari sekitar Kota Samarinda tapi juga dari luar daerah. Dengan dilengkapi dengan fasilitas ibadah yang cukup memadai, MAPS selalu mendapat sambutan antusias dari para jamaah. juga MAPS tidak pernah absen melaksanakan kegiatan-kegiatan pada setiap momentum keagamaan serta menyiapkan generasi muda Islam yang berkualitas melalui pembinaan generasi muda Islam dibawah Ikatan Remaja Masjid (IRMA). 

Sudah sekitar 11 tahun belakangan ini, sejak tahun 2007 setiap hari setelah selesai sholat subuh berjamaah, di MAPS selalu kita adakan ta’lim, tiada hari tanpa ta’lim.  Alhamdulillah jamaah yang hadir cukup menggembirakan, tidak pernah kosong, selalu penuh, baik jamaah laki-laki maupun perempuan. Setelah selesai ta’lim ba’da subuh, kecuali hari-hari dibulan Ramadhan, dalam rangka mengeratkan tali silaturahim, MAPS menyiapkan sarapan ringan, berupa kue, teh/kopi, dll. Pada bulan suci Ramadhan MAPs mnyediakan takjil buka puasa bersama, begitu juga pada hari senin dan kamis dihari-hari biasa, sajian berbuka disiapkan bagi jamaah yang melaksanakan puasa sunah. Dalam rangka membentuk dan menyiapkan generasi muda Islam yang berahlakulkarimah, kami menghimpun para generasi muda dalam Ikatan Remaja Masjid (IRMA) dengan program-program syar’i yang berkualitas”.  demikian ujar Ketua Takmir MAPS – Drs. H. Syafruddin AH, MM. 

...selain itu, dalam rangka memanjakan jamaah, sesungguhnya perlunya suasana senyaman-mungkin, misalnya memberikan fasilitas ibadah yang cukup, seperti misalnya Air Condition (AC), kipas angin, TV. Monitor dan sarana penunjang yang lain. MAPS berusaha menghadirkan, penceramah yang mumpuni, baik dari sekitar Kota Samarinda, bahkan dari luar kota untuk mengisi kajian rutin setiap ba’da subuh maupun taklim pada acara khusus.. Alhamdulillah”  tambahnya. 

Khusus pada ba’da subuh hari ini, (minggu, 03/06/18) kajian taklim MAPS diisi oleh H. Helmi Nizami, SH., M.Hum. beliau adalah salah seorang Hakim Tinggi pada Pengadilan Tinggi Agama Kalimantan Timur, secara garis besar tausiah berisikan “pentingnya memanfaatkan waktu, dengan mengutip beberapa dialog antara Imam Al-Gazali dengan para muridnya, bahwa penting memanfaatkan waktu yang sehari-semalam hanya 24 bulan, yang dibagi oleh Imam AL-Gazali menyadi 3 bagian, yakni 8 jam pertama digunakan untuk berusaha mencari nafkah; 8 jam kedua digunakan untuk beribadah dan 8 jam terakhir digunakan untuk beristirahat… (dr)