Share ke media
Keagamaan

Masjid Agung Pelita Samarinda peringati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW Tahun 1440 H / 2018 M

25 Nov 2018 09:00:5648 Dibaca
No Photo
Walikota Samarinda H. Syaharie Jaang, SH., M.Si - Ketika memberikan sambutan pada Peringatan Maulidur Rasul Nabi Besar Muhammad Rasullullah Salallahualaihi wassalam. 1440H, di Masjid Agung Pelita Samarinda (Sabtu 24/11/2018)

Mayoritas ulama sepakat bahwa Nabi Besar Muhammad Rasullullah Salallahualaihi Wassalam dilahirkan di Makkah Al-Mukkaramah pada 12 Rabiul Awwal pada tahun gajah, dikatakan tahun gajah karena pada tahun tersebut terjadi penyerangan pasukan bergajah, yang bermaksud akan menghancurkan Ka’bah di Makkah, namun gagal karena pertolongan Allah. Menurut kalender masehi 12 Rabiul Awwal pada tahun gajah dimaksud bertepatan dengan 22 April 571 Masehi.  

Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad Rasullullah Salallahualaihi Wassalam pertama kali diselenggarakan oleh Raja Irbil (wilayah Irak sekarang), bernama Muzhaffaruddin Al-Kaukabri, pada awal abad ke 7 Hijriyah. Ibn Katsir dalam kitab Tarikh berkata: “Sultan Muzhaffar mengadakan peringatan Maulid Nabi pada bulan Rabi’ul Awal. Dia merayakannya secara besar-besaran. Dia adalah seorang yang berani, pahlawan, alim dan seorang yang adil” – semoga Allah merahmatinya. 

Maulid Nabi Besar Muhammad Rasullullah Salallahualaihi Wassalam kadang-kadang Maulid Nabi atau Maulud saja adalah peringatan hari lahir Nabi Besar Muhammad Rasullullah Salallahualaihi Wassalam, yang di Indonesia perayaannya jatuh pada setiap tanggal 12 Rabiul Awwal dalam penanggalan Hijriyah. 

Kata maulid atau milad dalam bahasa Arab berarti hari lahir. Perayaan Maulid Nabi Besar Muhammad Rasullullah Salallahualaihi Wassalam merupakan tradisi yang berkembang di masyarakat Islam jauh setelah Nabi Muhammad SAW wafat.  Secara subtansi, peringatan ini adalah ekspresi kegembiraan dan penghormatan kepada Nabi Muhammad. 

Memasuki bulan Rabiul Awwal 1440 H / 2018 M, pada ba’da sholat Isya malam tadi (Sabtu 24/11/2018) di Masjid Agung Pelita Samarinda (MAPS) diadakan peringatan Maulidur Rasul Nabi Besar Muhammad Rasullullah Salallahualaihi wassalam.  Dipadati oleh para jamah, turut hadir dalam acara tersebut,  Walikota Samarinda H. Syaharie Jaang beserta jajaran pemerintah Kota Samarinda. 

Dalam sambutannya Walikota Samarinda menyampaikan rasa syukurnya dan sekaligus memanjatkan do’a semoga warga kota Samarinda selalu dalam lindungan Allah SWT, terhindar dari bala dan bencana serta menjadi kota yang baidatun warobbun ghofur. 

Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad Rasullullah Salallahualaihi Wassalam tahun 1440 H kali ini, mengangkat thema “Meneladani akhlak dan kepribadian Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari” disampaikan oleh Al-Mukarram Al-Habib Husein Bin Alwi Bin Agil dari Probolinggo, Jawa Timur. 

Dalam tausiahnya Al-Habib Husein menyampaikan bagaimana pribadi Rasullullah Salallahualaihi Wassalam yang begitu agung dan sangat bersahaja sehingga sebagai umat Islam sudah selayaknya kita menjadikan Rasullullah Salallahualaihi Wassalam sebagai satu-satunya idola dan panutan yang harus teladani dalam kiprah kita sehari-hari. 

Peringatan Maulidur Rasul Nabi Besar Muhammad Rasullullah Salallahualaihi wassalam. 1440H di awali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ir. H. Choiri Lubis dd.  dan dimeriahkan dengan hiburan dari anak-anak Irma (Ikatan Remaja Masjid) Babul Jannah - jalan Merdeka Samarinda kemudian acara ditutup dengan pembacaan do’a yang disampaikan oleh Al-Habib Husein.*(Red/dr)