Share ke media
Politik

Menyoal Pengahapusan Tenaga Honorer, Sutomo Jabir: Tenaga Pendidik dan Kesehatan Harus Segera Diprioritaskan

07 Feb 2020 10:36:17538 Dibaca
No Photo
Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Sutomo Jabir

SAMARINDA| Anggota Komisi II DPRD Provisi Kaltim Sutomo Jabir menyoroti kesepakatan Komisi II DPR RI dan Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) terkait penghapusan tenaga honorer.

Menurut Sutomo Jabir dengan diberlakukan regulasi tersebut dirinya berharap agar tenaga honorer khusus tenaga pendidik dan kesehatan diprioritaskan.

Terlebih daerah pemilihanya Bontang, Kutai Timur dan Berau, terbilang masih banyak daerah terpoloso, sehingga dua bidang itu diangggap perlu diprioritaskan.

“Karena dapil saya yang masih banyak daerah terpelosok, saya berharap agar tenaga honorer yang mengajar dipelosok dan tenaga kesehatan di pelosok agar diprioritaskan menjadi PNS,” urai Sutomo Jabir usai ditemui di ruanganya dilantai 4 gedung D, karang paci. (5/2/2020).

Dengan keterbatasan yang sering dihadapi serta jam kerja yang tidak teratur dan cendrung banyak menghadapi kesulitan akses yang jadi bahan pertimbangan agar honorer didua bidang tersebut diprioritaskan.

“Kalau kita berbicara tenaga pendidik dipelosok sangat luar biasa pengorbanan mereka dalam mencerdaskan anak bangsa, mereka tidak lagi berbicara kebutuhan melainkan murni mengabdikan diri mereka pada bangsa ini, kesulitan bukan jadi hambatan bagi mereka, belum lagi kalau tenaga medis, tiba-tiba jam 12 malam ada yang ketuk pintu minta tolong ada keluarga mereka melahirkan, saya tegaskan mereka harus jadi prioritas,” tambahnya.

Lebih jauh, Sutomo Jabir mengatakan tidak semua orang bisa mengabdikan atau ditempatkan di pelosok.

“Saya yakin tidak semua orang mau ditempatkan dipelosok, karena hanya orang yang tulus mendedikasikan dirinya kepada negara dan bangsa yang mau ditempatkan ditengah keterbatasan,” tutupnya. (Hr).

Terkini