Share ke media
Politik

Penetapan Gubernur terpilih, KPU Kaltim tunggu Putusan MK

22 Jul 2018 03:00:4672 Dibaca
No Photo
Mohammad Taufik, S.Sos, M.Si, Ketua KPU Prov. Kaltim

DigitalNews.id - Samarinda - Hingga kini setelah usai pelaksanaan Rekapitulasi hasil pemilihan umum Gubernur dan wakil Gubernur Kaltim, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim belum juga mengeluarkan penetapan Gubernur Kaltim terpilih. Selain hasil Rekapitulasi yang menjadi rujukan. Masyarakat tentu menanti dengan harap-harap cemas, siapakah yang secara resmi ditetapkan sebagai calon Gubernur terpilih, versi KPU, apalagi masih dalam tahapan proses gugatan di Mahkamah Konstitusi (Mk), sehingga tidak ada pihak yang dapat mengklaim sebagai pemenang Pilgub Kaltim tersebut. 

Ketua KPU Kaltim Mohammad Taupik menjelaskan, pasca Rekapitulasi yang berlangsung pada Minggu (8/7/2018) lalu, KPU Kaltim sudah melakukan Konsultasi dengan KPU-RI untuk bisa melakukan penetapan. Menurutnya KPU Kaltim masih menunggu ada tidaknya gugatan ke Mahkamah Konstitusi, namun dapat dipastikannya, baik diKPU  Kabupaten/Kota maupun Provinsi, sampai saat ini tidak ada pihak yang melayangkan gugatan MK. 

Berdasarkan itu, kami masih menungu adanya laporan dari MK, di MK sendiri kan harus Ada register, mereka harus merilis dimasukan keregister mereka untuk menyampaikan Kabupaten/Kota Mana, atau Provinsi mana yang melakukan gugatan,” papar Taufik, Sabtu (20/07/18) usai melakukan Penyerahan hasil verifikasi administrasi pencalonan DPD RI dan DPRD Provinsi Kaltim pemiliham umum tahun 2019. 

Hari ini Kita masih menungu dari tanggal 23 sampai tanggal 25 adanya laporan dari MK ke KPU RI baik adanya gugatan atau tidak ada gugatan setiap Kabupaten/kota,” lanjutnya.  

Dari register itu bisa menjadi rujukan KPU Kaltim untuk melakukan penetapan hasil Rekapitulasi, sehingga ditargetkan KPU Kaltim sehari Setelah Penyerahan langsung melakukan penetapan. “Setelah ada surat yang disampaikan ke KPUD berupa nomor register dari KPU RI baru bisa kita menindak lanjuti, kita targetkan sehari setelahnya,” tutup Taupik (*Red/JR/dr)