Share ke media
Populer

peringati Hut RI ke 73, warga Buton Samarinda tampilkan kebudayaan daerah

27 Aug 2018 10:00:14457 Dibaca
No Photo
Minggu (25/08/18) waktu malam. berlangsung meriah, masyarakat Buton yang tergabung dalam Kerukunan Warga Buton Matanasurumba (Kerabat) memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 73.

Samarinda - Minggu (25/08/18) waktu malam. berlangsung meriah, masyarakat Buton yang tergabung dalam Kerukunan Warga Buton Matanasurumba (Kerabat) memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 73. 

Terlihat masyarakat memadati lapangan dijalan anggur gang villa 2, menyaksikan ragam budaya dan kesenian daerah. Selain pakaian khas adat daerah Buton, belasan jenis kesenian daerah tidak luput menjadi hiburan yang ditampilkan. 

Acara digelar sekaligus memperingati hari jadi kerukunan dan beberapa sub organisasi dibawahnya, diantaranya Forum Komunikasi Pemuda Matanasurumba dan kesatuan Ibu ibu yasinan, juga Koperasi yang telah menjadi tumpuan perputaran usaha setiap anggota.

Dalam sambutannya La Aida ketua panitia menyebutkan, acara ini merupakan puncak dari rangkaian beberapa agenda yang telah berlangsung selama dua minggu lamanya. 

Terlihat, pembagian hadiah lomba mengawali acara terlebih dahulu. Sementara Ketua kerukunan La Miru dikonfirmasi usai acara menyebutkan bahwa agenda semacam ini sudah menjadi kebiasaan yang dilakukan tiap tahunya. Disebutnya ini merupakan proses yang luar biasa karena mampu menciptakan semangat gotong royong yang tinggi. “Acara ini dibangun atas dasar kebersamaan dan kekompakan, semangat itulah yang menjadikan acara bisa dihadiri berbagai macam kalangan,” paparnya.

Selain itu, sebut Guru menengah pertama ini, acara yang menonjolkan kebudayaan selain membangun kesatuan, nilai budaya itu bisa membangun karakter dan Sumber daya anak. Lebih lagi Ia menyebut adalah suatu ke syukuran budaya itu masih dipegang teguh oleh masyrakat. “Dengan bgitu maka tradisi positif bisa dengan mudah tersalurkan ke generasi mudah, gotong royong itu salah satunya. Setiap kesenian juga mengandung nilai nilai kehidupan, hal begitu harus terus kita ajarkan ke generasi,” sebutnya.

Hadir di lokasi Lurah kelurahan Sidodadi bersama rombongan LPM dan Babinsa Kelurahan Sidodadi mengapresiasi jalannya acara, menurutnya kebudayaan daerah harus tetap dilestarikan. “Acara ini baik sekali, mereka telah melestarikan budaya Indonesia melalui kebudayaan yang di daerahnya khususnya budaya Buton,” jelas Kapti Lestari lurah Sidodadi (*Red/JR/dr)