Share ke media
Teknologi

Tingkatkan Kinerja Tenaga Medis di Kukar, Aplikasi SIPDokTer Resmi Diluncurkan

23 May 2024 03:00:2750 Dibaca
No Photo
Peluncuran Aplikasi SIPDokTer RSUD Am Parikesit, Rabu (22/5/2024) di Ruang Auditorium Gedung Merak Lantai III RSUD Parikesit. (istimewa)

Tenggarong - Aplikasi Sistem Informasi Pelayanan Dokter Terintegrasi (SIPDokTer) RSUD Am Parikesit, Rabu (22/5/2024) resmi diluncurkan di Ruang Auditorium Gedung Merak Lantai III RSUD Parikesit. Peresmian ini dilakukan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah.

Edi menyebut rumah sakit merupakan sebuah institusi pelayanan kesehatan yang melakukan pelayanan publik bagi masyarakat. Dalam hal melayani pasien rumah sakit memiliki bentuk standar pelayanan yang menjadi pedoman pelayanan dan indikator pelaksanaan pelayanan publik yang dilakukan dalam upaya meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan.

“Sebagai bagian dari proses perbaikan berkelanjutan, saya yakin RSUD Aji Muhammad Parikesit terus melakukan upaya perbaikan dan peningkatan tata kelola klinis dan tata kelola manajemen melalui inovasi dan pemanfaatan teknologi informasi agar target kinerja yang ditetapkan dapat dicapai lebih cepat dan efisien,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, masih terdapat beberapa tantangan dan hambatan dalam pencapaian beberapa indikator yang telah ditetapkan bagi rumah sakit. Meliputi indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM), Indikator Mutu Nasional (IMN), Indikator Mutu Prioritas (IMP) yang masih belum tercapai sehingga muncul inovasi dalam bentuk perbaikan sistem agar kinerja para tenaga medis bisa lebih ditingkatkan dan terukur melalui aplikasi SIPDokTer.

Karena itu Edi mengaku sangat mengapresiasi upaya perbaikan yang dilakukan ini salah satunya melalui aplikasi SIPDokTer. 

“Harapan saya dengan inovasi ini maka indikator penting yang selama ini sulit dicapai akan terjadi peningkatan dan yang lebih utama adalah adanya peningkatan kepuasan masyarakat terhadap mutu pelayanan publik rumah sakit,” tuturnya.

Edi juga menyampaikan selamat dan ucapan terimakasih serta penghargaan bagi seluruh jajaran RSUD Aji Muhammad Parikesit atas inisiasi inovasi ini. Dia juga berterima kasih kepada Puslatbang KDOD RI yang juga memberi ruang bagi para peserta Diklat PKA. 

“Sehingga muncul ide cemerlang dari peserta yang sangat membantu pemecahan masalah birokrasi serta membuka peluang inovasi yang seluas-luasnya serta meningkatkan soliditas teamworks internal institusi,” ucapnya.

Menurut Edi hal ini penting lantaran membuat proyek perubahan tidak bisa dilakukan sendirian. Tantangan akan dihadapi oleh reformer dan mentorsupaya inovasi SIPDokTer yang sangat baik ini dapat terus dilanjutkan dan diperluas dalam milestone beberapa tahun ke depan.

Karenanya inovasi SIPDokTer diharapkan membawa pada tranformasi budaya serta berkontribusi pada peningkatan kinerja para dokter spesialis sehingga Indikator Kinerja Unit, Indikator Kinerja Individu SPM, INM, IMP dapat dicapai dan ditingkatkan. Selain itu dan yang lebih penting adalah peningkatan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang dilakukan oleh rumah sakit

”Lakukan peningkatan kapasitas bagi tenaga kesehatan yang menggunakan aplikasi tersebut dan terus lakukan upaya monitoring secara periodik terhadap pemanfaatan aplikasi sehingga betul-betul dirasakan manfaatnya,” sebut Edi. (dn)