Share ke media
Keagamaan

450 Jamaah Calon Haji asal Kukar diberangkatkan Sabtu, 28/07/2018 Jamaah Tertua Nenek Aminah Jamal Mahmud, 85 Tahun, asal Kec. Muara Jawa, Kukar

27 Jul 2018 11:00:4192 Dibaca
No Photo
Tampak Latar, sebanyak 450 Jamaah Calon Haji Kloter 2, Asal Kab. Kukar siap diberangkatkan pada Sabtu, 28/07/2018. Inset (kanan) Asisten I Setkab Kutai Kartanegara Chairil Anwar. (Kiri : dalam lingkaran merah) Aminah Binti Jamal Mahmud, Jamaah Calon Haji Tertua umur 85 Tahun asal Kec. Muara Jawa, didampingi anaknya

DigitalNews.id – Balikpapan – Sebanyak 450 Jamaah Calon Haji asal Kab. Kutai Kartanegara (Kukar), ditambah 5 orang petugas BPIH, sekitar pukul 11.00 Wita tiba di Asrama Haji, Batakan Balikpapan,  merupakan jamaah dalam kelompok terbang (Kloter) 2 Embarkasi Balikpapan, yang akan diberangkatkan Sabtu (28/07/2018) sekitar pukul 15.05 Wita langsung menuju Madinah Al-Munawarah. 

Baca Juga : Tahun ini Embarkasi Haji Balikpapan siap berangkatkan 5.728 jamaah

Asisten I Setkab Kutai Kartanegara Chairil Anwardalam sambutannya mewakili Pemkab. Kukar berpesan kepada para jamaah agar menjaga kesehatan dan melaksanakan ibadah dengan sungguh-sungguh, semoga semuanya menjadi haji yang mabrur. “ingat ibadah haji ini membutuhkan fisik yang prima, maka jaga kesehatan selama di tanah suci, gunakan kesempatan ini dengan melaksanakan ibadah dengan sungguh-sungguh, semoga kita semua menjadi haji yang mabrur” pungkasnya. 

Dari seluruh Jamaah Calon Haji Asal Kukar, tercatat nama Aminah Binti Jamal Mahmud, berasal dari Kec. Muara Jawa, merupakan jamaah Calon Haji tertua dengan usia 85 Tahun, sedangkan yang berusia paling muda adalah Ria Anggraeni Binti Thamrin, 22 tahun berasal dari Kec. Tenggarong. 

Terdapat 2 (dua) orang jamaah yang terpaksa harus ditunda keberangkatannya tahun ini, seorang karena sedang hamil dan seorang lagi karena mengidap penyakit TB.  “Rosila, asal Kecamatan Tenggarong Seberang terpaksa ditunda keberangkatannya dikarenakan sedang hamil. Sedangkan seorangnya lagi karena sampai seminggu sebelum keberangkatan kondisinya masih positif TB, setelah konsultasi dengan dokter, diputuskan untuk ditunda” ungkap Syahril, petugas program kesehatan haji dari Dinas Kesehatan Kukar. 

Ditambahkannya “ada 3 Jamaah termasuk katagori resiko tinggi, dua orang karena cukup tua jadi menggunakan kursi roda, dan butuh pendampingan dan seorang lagi atas nama Bapak Syamsuddin,  subuh tadi setelah transfusi darah, hb sekarang sudah 8,5, kondisinya masih lemah,” pungkas Syahril. 

Yang menarik pada musim haji tahun ini (2018) adalah, pemeriksaan biometrik yang lazimnya dilakukan di airport kedatangan di Arab Saudi, kini pemeriksaan biometrik / cap stempel kedatangan pada pasport jamaah dilakukan di Indonesia, untuk embarkasi Balikpapan dilaksanakan di Asrama Haji Batakan. “Pemeriksaan Biometrik / cap stempel kedatangan pada pasport dilaksanakan oleh pertugas imigrasi Indonesia dibawah supervisi dari otoritas Pemerintah Kerajaan Arab Saudi, sehingga diairport kedatangan ( Madinah dan Jeddah)  para jamaah tidak perlu lagi antri untuk pemeriksaan biometrik, bisa langsung masuk ke Arab Saudi”. Ungkap Drs. Abdul Khaliq, Mpd, Kabid Penyelenggara Haji dan Umrah, Kanwil Kementerian Agama Kaltim, ketika ditemui media ini, ruang kerjanya jln. Basuki Rahmat, Samarinda, selasa (17/7/2018).(*Red/dr)