Share ke media
Hukum

Saat Demo Mafia Proyek, Tampak Puluhan Preman Berjaga di Kantor BPPJ dan Dinas PU Kukar

19 Sep 2019 09:00:131801 Dibaca
No Photo

Tenggarong, Kukar - Demonstrasi aktifis Komite Transparansi Pemerintah Daerah (KTPD), DPC Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Kukar bersama elementasi lainnya hari ini (19/9/2019) yang baru akan dilaksanakan sekitar jam 10.00 WITA dengan tema Asap Kabut Korupsi Menyelimuti Kukar Akibat Mafia Proyek tampaknya membuat gerah segelintir orang.

Penyebabnya, terlihat puluhan preman tampak berjaga di sekitar kantor BPPJ dan Dinas PU Kukar di dalam lingkungn perkantoran Pemkab Kutai Kartanegara.

Salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak mau disebutkan namanya menjelaskan bahwa orang-orang tidak dikenal itu sudah tampak berjaga sekitar jam 07.30 pagi tadi.

“Sejak saya masuk untuk absen di kantor, kumpulan orang tidak dikenal tersebut telah duduk-duduk di depan kantor PU dan BPBJ”, sebut pegawai ini.

Fajrianur, SH Direktur LBH Masyarakat Kaltim menilai cara-cara lama ternyata masih saja diterapkan oleh pejabat-pejabat di Kukar dengan mengerahkan massa bayaran atau preman untuk menekan kebebasan bersuara dan berekspresi.

“Sudah menjadi tradisi lama kalau pejabat merasa ada kepentingannya terganggu maka akan mengerahkan preman untuk menghalau termasuk menekan para pendemo agar tidak bisa bersuara dan berekspresi”, tegas Fajri.

“Sepatutnya pihak kepolisian harus mengusir preman-preman tersebut karena yang melakukan aksi demonstrasi adalah para aktifis yang memang membantu tugas aparat untuk menyuarakan perang terhadap para koruptor”, jelas Fajriannur yang juga berprofesi sebagai advokat ini.

Koordinator lapangan (korlap) aksi KTPD Robi Andriawan menyatakan tidak pernah akan mundur dalam menyuarakan kepentingan rakyat apalagi perang terhadap para koruptor.

“Kami para aktifis anti korupsi di KTPD tidak pernah akan takut apalagi mundur terhadap penekanan-penekanan dengan cara fisik, toh ada aparat kepolisian yang menjaga demo ini karena sudah memberitahukan aksi hari ini”, ujar Robi.

Sampai berita ini diturunkan, preman-preman tersebut masih berkeliaran di lingkungan perkantoran Pemkab Kukar dan sekitar jam 10.00 para aktifis yang tergabung di dalam KTPD akan melakukan aksi unjuk rasa dengan membagikan selebaran dan masker terakhir akan menyerahkan surat pernyataan sikap ke DPRD Kukar. (Red/Jef)