Share ke media
ekonomi

Selamat Tinggal Kartu Debit Berlogo Visa dan Mastercard, Selamat Datang Kartu GPN

03 Aug 2018 11:00:26303 Dibaca
No Photo

Samarinda - Selamat datang kemandirian sistem pembayaran di Indonesia, dengan kartu berlogo Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) yang secara resmi telah dibuka, selama ini kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) selalu ada logo visa atau masterdcard, sekarang Indonesia telah memiliki sistem dalam negeri yang tentu saja lebih efektif dan efesien. 

GPN adalah pemasok kartu-kartu elektronik yang selama ini dikuasai oleh perusahaan visa dan master card asal Amerika Serikat. Dengan logo garuda sebagai simbol kedaulatan bangsa Indonesia, fungsi GPN bila dilihat secara interkoneksi dari bank manapun akan dipungut biaya yang sama dan bila dilihat dari interoperabilitas dengan kartu yang sama dan bank yang berbeda, semua biaya disamaratakan, mudah dan murah dibandingkan dengan visa dan mastercard. 

Selama ini, setiap transaksi menggunakan mesin EDC (Electronic Data Capture) dikenakan biaya merchant discount rate (MDR) hingga 3% dari nilai transaksi, dengan GPN, biaya transaksi akan lebih murah hanya sekitar 1%.  Selain itu, masyarakat tidak disulitkan dengan beberapa sistem bangk yang belum saling terkoneksi, sebab seluruh ATM atau mesin EDC semua bisa digunakan dengan kartu GPN, sehingga masyarakat saat ini tidak perlu memiliki banyak kartu debit dari sejumlah bank, cukup hanya satu kartu debit GPN, semua transaksi bisa dilakukan di bank manapun. 

Dulu, sewaktu masih menggunakan kartu ATM yang masih berlogo visa dan mastercard, transaksi yang selama ini harus berproses dulu dari Indonesia menuju negara asal perusahaan visa dan master card di Amerika Serikat baru masuk kembali ke Indonesia, sekarang dengan GPN, semua infromasi keuangan hanya diketahui bank di dalam negeri dan semua biaya yang timbul akibat transaksi keuangan menggunakan kartu ini sebanyak ratusan milyar akan menambah devisa di dalam negeri. (*Red/A)