Share ke media
Fashion

Modest Wear ala Pedalaman Kalimantan (2-Habis)

04 Mar 2018 10:00:2154 Dibaca
No Photo
Modest Wear ala Pedalaman Kalimantan (2-Habis)

Jakarta Fashion Week menjadi panggung bagi Kalimantan. Itang Yunasz—salahsatu desainer senior—menghadirkan eksotikanya dalam pelbagai koleksi busana bagi kaum Adam dan Hawa untuk tren 2016. Lewat Modest Wear, busana-busana itu diberi nama Kalimantan Collection.

Bagi Itang—demikian ia disapa—ada kunci optimisme pada koleksi kali ini untuk menghadapi pasar ekonomi global. “Saya punya cara untuk mengubah material yang sangat mahal ke bahan yang lebih ekonomis, tapi tidak mengurangi gaya berbusana, struktur, nilai jual, dan penampilan keseluruhan,” kata Itang, seperti dikutip KlikSamarinda dari salahsatu laman online nasional.

Ya, Itang menghadirkan motif bunga dengan garis, motif anyaman tikar rotan, motif Ulap Doyo, tenun ikat, serta hiasan berupa bunga-bunga eksotis seperti bunga sepatu, kamboja, bunga jahe, kecombrang, dan burung enggang khas Kalimantan.

Semua detail ini dikreasikan dengan teknik digital print ke dalam bahan-bahan seperti brokat, chiffon, katun, crape, tafetta, dan satin tuil yang halus serta organdi.

Itang juga menghadirkan koleksi berupa long outer jacket, cocoon, dan boxy style. Selain itu, ada pula tunik, celana, dan beberapa dress berpotongan modern.

Itang menyempurnakan koleksinya dengan aksesori berupa tas maupun topi anyaman yang senada dengan busana. Sentuhan berupa sulaman bordir bermotif bunga dan sematan berbagai aksesori seperti lempengan berbentuk capung, kerang, dan bulu, tak luput dari ekplorasi kreativitas seni rancang busana pada koleksi terbarunya ini.

Palet warna yang dihadirkan dimulai dari warna putih, perpaduan warna putih dengan cokelat muda ke cokelat tua. Kemudian, gradasi warna terakota dan disisipi kombinasi garis warna hitam yang tegas. Selain itu, hadir pula warna hijau dan dusty pink yang memberi kesan segar, ditutup dengan warna hitam. (*)