Share ke media
Populer

Sebagai Wadah Silaturahmi, IKAMBA Akan Menggelar Mubes Perdananya Pada 23 November

20 Nov 2019 07:07:48106 Dibaca
No Photo
Paulinus Dugis. SH. MH. Pencetus terbentuknya Ikatan Keluarga Besar Manggarai Barat (IKAMBA) di Samarinda

SAMARINDA- Berorganisasi dan berkumpul merupakan hak setiap warga negara indonesia yang telah dijamin oleh konstitusi dan merupakan salah satu ciri negara yang berdomokrasi.

Hal tersebut tergambar pada diri Paulinus Dugis. SH. MH.

Besar dan berkembang dalam dunia pergerakan membuatnya tumbuh menjadi invidu yang peka terhadap sesama.

Putra kelahiran 1986 dari Nusa Tenggara Timur tepatnya manggarai mencetuskan terbentuknya Ikatan Keluarga Besar Manggarai Barat (IKAMBA) di Samarinda dan Paulinus sendiri ditunjuk sebagai Ketua Panitia Mubes.

Organisasi tersebut menurutnya selain sebagai wadah untuk silaturahmi juga sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama putra dan putri dari  Manggarai barat.

“Jadi organisasi ini selain sebagai wadah untuk silaturahmi juga akan berusaha mengadvokasi khusus mengenai tenaga kerja. Apalagi tenaga kerja khusus dari NTT lebih banyak yang belum mengetahui UU Ketenagakerjaan,” urainya saat berita kaltim menyambangi kediamannya di samarinda sebrang.

Alumni GMKI juga aktif di  Lembaga Pemerhati Anak Kota Samarinda inipun mengatakan bahwa musyawarah besar (Mubes) IKAMBA rencana akan dilaksanakan di Hotel Grand Kartika Kota Samarinda tanggal 23 November 2019.

“Rencana mubesnya akan dilaksanakan tanggal 23 November dan kita harapkan kepada seluruh keluarga manggarai barat agar menghadiri dan turut serta dalam agenda bersama ini,” bebernya.

Berangkat dari orang yang pernah berpengalaman dalam salah satu organisasi Cipayung yakni GMNKI, Paulinus berharap agar pemuda dan mahasiswa agar aktif dalam berorganisasi serta tidak apatis dalam hal yang bersifat sosial.

“Mahasiswa rasanya kurang tanpa berorganisasi sebab dalam berorganisasi kita akan menemukan hal baru dan itu bersifat positif jadi penting bagi kalangan mahasiswa agar senantiasa terus belajar dan berorganisasi, pada prinsipnya tuntas secara akademisi dan tuntas secara oragnisasi,” tutupnya. 

(Hr)