Share ke media
Populer

Derita Kaum Muslimin Kapan Berakhir ?

03 Jan 2019 11:00:25102 Dibaca
No Photo
Ilustrasi : https://platosguns.wordpress.com/2015/07/14/european-far-right-parties-seeking-anti-islam-coalition-with-jewish-groups-newsweek/

Nyawa seorang Muslim tidak berharga dimata dunia. Saksikanlah sendiri umat Muslim yang menjadi penduduk minoritas disuatu negara, kondisinya sangat mengerikan. Didiskriminasi, penyiksaan, teror bahkan dibunuh itulah nasib muslim saat ini. Dunia bungkam jika yang menjadi korbannya adalah kaum muslim, akan tetapi jika korbannya non muslim media menggorengnya bisa hingga 7 hari 7 malam tanpa henti. 

Apa yang menimpa pada muslim Rohingya, Pattani Thailand, Moro Philipina, Uyghur Cina, Palestina, Suriah, dan lain-lain? Dunia bungkam. Dimana negara-negara Islam yang tergabung dalam OKI? Tak satupun yang mengirimkan tentaranya untuk membela dan menyelamatkan saudara Muslimnya. Yang lebih aneh lagi, Indonesia yang mayoritas penduduknya muslim pun membisu bahkan terkesan membela sang penjagal. Tidak cukup disini, umat Muslim selalu di kait-kaitkan dengan teroris. Lihat saja jejak media yang fobia dengan Islam, penggambaran negatif wanita yang menutup aurot dengan hijab dan simbol-simbol Islam. Sebaliknya yang jelas-jelas terbukti melakukan pembunuhan sebanyak 31 orang hanya diberi label sebagai gerombolan bersenjata. Hingga setiap jelang natal dan tahun baru,  isu teroris siap digoreng lagi. 

Begitulah derita umat muslim saat ini, kita tidak bisa menolong saudara-saudara kita di belahan bumi yang lain karena adanya sekat-sekat nasionelisme ini. Padahal umat Muslim dimana pun berada sesungguhnya adalah bersaudara yang diikat oleh ikatan akidah Islam. Dan umat Muslim ibarat satu tubuh jika salah satu anggota tubuh sakit maka seluruh tubuh akan merasakan sakitnya. 

Demi mengakhiri derita umat Islam dimanapun berada, tanpa skat yang namanya nasionalisme,  maka kepemimpinan yang berdasarkan syariah sudah saatnya kita wujudkan.  Rasulullah saw bersabda, “Sungguh Imam (Khalifah) itu laksana perisai. Kaum Muslim akan berperang dan berlindung di belakang dia”,(HR al-Bukhari dan Muslim). Khalifahlah yang akan mencegah musuh untuk menyerang kaum Muslimin serta menjaga keutuhan dan eksistensi kaum muslimin dimanapun. 

Oleh : Agung Andayani (freelance Kontributor)

Berita Terkait