Share ke media
Pendidikan

Seleksi Gita Bahana Nusantara, Pelajar Kukar Diharapkan Ambil Bagian dalam Upacara HUT RI Tingkat Nasional

09 May 2024 12:00:3574 Dibaca
No Photo
Seleksi Paduan Suara GBN dan GKN Kukar 2024, Rabu (8/5/2024) di Pendopo Odah Etam Tenggarong. (istimewa)

Tenggarong – Pelajar Kutai Kartanegara (Kukar) diharapkan bisa menembus Gita Bahana Nusantara (GBN). Harapan itu disampaikan Ketua Gita Kumala Nusantara Kukar Markus Widjaya saat pembukaan Seleksi Paduan Suara GBN dan Gita Kumala Nusantara (GKN) Kukar 2024, Rabu (8/5/2024) di Pendopo Odah Etam Tenggarong.

“Harapan saya dengan seleksi ini ada perwakilan Kukar yang tembus bergabung di GBN, dan yang lolos untuk GKN dapat menjadi bagian penting peringatan Hari Kemerdekaan RI di Kukar, ini merupakan sebuah kebanggaan,” ungkap Markus.

Seleksi ini diharapkan menjaring para pelajar dari Kukar untuk mengambil bagian dalam memeriahkan Upacara Peringatan HUT RI tingkat Nasional tahun ini. Sehingga membawa Kukar makin dikenal dan terus lebih baik lagi ke depannya.

Dijelaskan, GKN sudah berdiri sepuluh tahun yakni sejak 2014 lalu. Berawal dari sebelumnya jika saat upacara, hanya diisi paduan suara standar dengan organ tunggal. Maka dari itu pihaknya ingin lebih memeriahkan dan membuat Upacara HUT Kemerdekaan di Kukar lebih berwarna seperti halnya di tingkat Nasional. 

“Maka jadilah GKN. Esensi GKN itu yakni Gita itu adalah perpaduan, Kumala sendiri merupakan ikon Kukar, jadi GKN itu menyuarakan lagu-lagu Nusantara, itulah maknanya,” terang Markus.

“GKN juga selaras dengan visi misi Kukar Idaman, yakni misi kedua yang berbunyi Meningkatkan SDM berakhlak mulia unggul dan berbudaya,” sambungnya.

Menurut Markus, visi misi tersebut sangat pas dengan GKN untuk mewadahi generasi muda Kukar untuk mengenal. Sekaligus memperkenalkan budaya Nusantara khususnya lagu-lagu daerah di Indonesia.

“Sekaligus wadah membina karakter mereka lebih mencintai Seni budaya tanah air,” sebutnya.

Lebih lanjut dikatakannya, ada beberapa hal yang menjadi fokus seleksi yang diikuti 210 pelajar Kukar tersebut. Di antaranya yakni tinggi badan minimal untuk perempuan 160cm, laki-laki 165cm, dan hapal not balok, lalu karakter suara.

“Tampilkan performa kalian dengan baik, jangan grogi, fokus dan tetap senyum,” tegas Markus. (dn)